Agar website kamu bisa muncul di hasil pencarian seperti Google, Yahoo, atau Yandex, mesin pencari menggunakan web crawler untuk menavigasi website dan menemukan halaman-halaman di dalamnya.
Setiap mesin pencari memiliki market share yang berbeda di setiap negara. Meskipun terdapat beberapa perbedaan dalam hal ranking dan rendering, sebagian besar mesin pencari bekerja dengan cara yang mirip dalam proses crawling dan indexing.
Google memiliki beberapa web crawler, namun yang paling sering digunakan adalah Googlebot Desktop dan Googlebot Smartphone.
Bagaimana Cara Kerja Googlebot?
Secara umum, alur kerja Googlebot adalah sebagai berikut:
- Menemukan URL dari berbagai sumber (link antar website, sitemap, Google Search Console)
- URL dimasukkan ke dalam Crawl Queue untuk diproses oleh Googlebot
- Googlebot melakukan HTTP request dan bertindak sesuai dengan status code:
- 200: Melakukan crawling dan parsing HTML
- 30X: Mengikuti redirect
- 40X: Mencatat error dan tidak memuat HTML
- 50X: Bisa kembali di lain waktu untuk mengecek perubahan status
- Merender konten halaman (jika diperlukan, terutama untuk JavaScript)
- Jika semua kriteria terpenuhi, halaman dapat diindeks dan ditampilkan di hasil pencarian